{"id":9756,"date":"2025-09-29T14:58:00","date_gmt":"2025-09-29T07:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/?p=9756"},"modified":"2025-09-29T14:58:00","modified_gmt":"2025-09-29T07:58:00","slug":"vocal-masterclass-oleh-christophorus-stamboglis-di-prodi-d4-penyajian-musik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/2025\/09\/29\/vocal-masterclass-oleh-christophorus-stamboglis-di-prodi-d4-penyajian-musik\/","title":{"rendered":"Vocal Masterclass oleh Christophorus Stamboglis di Prodi D4 Penyajian Musik"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"769\" src=\"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-1024x769.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9766\" srcset=\"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-768x577.jpg 768w, https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-463x348.jpg 463w, https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-640x480.jpg 640w, https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-400x300.jpg 400w, https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_1363-367x276.jpg 367w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Program studi D4 Penyajian Musik FSP ISI Yogyakarta mengadakan <em>vocal masterclass <\/em>yang terbuka untuk mahasiswa dan umum, jumat (26\/09\/2025) di Concert Hall ISI Yogyakarta. Pengisi materi <em>masterclass <\/em>ini adalah Christophorus Stamboglis, penyanyi opera asal Yunani. Rahmat Rahardjo, M.Sn selaku ketua jurusan sekaligus koordinator program studi menyampaikan sambutan dan memberikan kenang-kenangan kepada Stamboglis karena sudah bersedia mengisi <em>vocal masterclass.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Stamboglis telah tampil di berbagai panggung opera bergengsi dunia seperti New York Metropolitan Opera, Royal Opera Covent Garden London, Teatro Real Madrid, Grand Th\u00e9\u00e2tre de Gen\u00e8ve, Glyndebourne Festival, dan Bayerische Staatsoper. Perkembangan musikal dan teknisnya didukung oleh beasiswa Maria Callas, serta bimbingan dari Chr. Lambrakis, Kostas Paskalis, dan D. Kavrakos yang masih menjadi mentornya hingga kini. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Stamboglis dalam paparan awalanya menekankan bahwa bernyanyi memerlukan keterampilan dan konsistensi dalam berlatih. Permasalahan teknis dalam vokal tentunya tidak bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari sehari. Banyak aspek-aspek yang perlu dilatih dalam menyanyikan lagu, yaitu aspek teknik, interpretasi, dan aspek linguistik. Biarpun begitu, Stamboglis berharap <em>vocal masterclass <\/em>ini bisa menberikan visi kepada mahasiswa vokal atau penyanyi umum dalam perkembangan kemampuan vokalnya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Stamboglis memberikan pemaparan materi berdasarkan hasil presentasi beberapa peserta yang sudah ditentukan. Para peserta yang tampil adalah mahasiswa vokal D4 Penyajian Musik ISI Yogyakarta. Para peserta ini sudah dipilih berdasarkan penilaian dari dosen vokal D4 Penyajian Musik, yaitu Ika Sri Wahyuningsih, M.Sn. Setiap peserta tampil dengan bantuan iringan dari piano. Masing-masing peserta diberikan kuota waktu penampilan dan pembahasan selama setengah jam. Stramboglis menyimak penampilan dari setiap mahasiswa sebelum memberikan masukan dan pembahasan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan aspek teknis penyanyi wanita dan pria ditekankan dalam <em>masterclass <\/em>ini. Stamboglis mengatakan bahwa secara alami penyanyi pria lebih mudah bernyanyi dengan <em>chest voice<\/em>. Biarpun begitu, aspek ini bukan menjadi penghalang bagi penyanyi wanita untuk bernyanyi dalam teknik apapun, termasuk <em>chest voice<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Stramboglis menekankan pentingnya aspek psikologis saat bernyanyi. Saat salah satu peserta pria selesai menampilkan penampilannya, Stamboglis memberi masukan terkait pentingnya untuk bernyanyi dengan lepas dan bebas. Pengertian lepas dan bebas bukan berarti bernyanyi semaunya dan tidak mengikuti notasi, tetapi tentang terlepas dari perasaan gugup dan takut agar lagu yang dinyanyikan terdengar lebih meyakinkan. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Pelafalan lirik lagu berdasarkan pernyataan Stramboglis perlu diperhatikan dengan cermat. Stramboglis memberikan koreksi pelafalan salah satu karya peserta yang menggunakan bahasa Prancis. Stramboglis menekankan bahwa saat menyanyikan lagu perlu melafalkan setiap suku kata sesuai pelafalan dalam bahasanya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Program studi D4 Penyajian Musik ISI Yogyakarta terus konsisten memberikan yang terbaik untuk mahasiswa. Pelaksanaan <em>masterclass vocal <\/em>ini merupakan wujud dari visi program studi, yaitu\u00a0menghasilkan sarjana terapan bidang penyajian musik yang memiliki kompetensi unggul dan profesional di bidang industri dan bereputasi internasional. Adanya perspektif dan ilmu baru dari pelaku seni internasional membantu mahasiswa untuk mengembangkan diri menjadi pelaku seni yang unggul dan baik. Program Studi D4 Penyajian Musik ISI Yogyakarta akan berusaha mendatangkan pakar atau pelaku seni baik dalam ranah musik klasik maupun musik Jazz.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program studi D4 Penyajian Musik FSP ISI Yogyakarta mengadakan vocal masterclass yang terbuka untuk mahasiswa dan umum, jumat (26\/09\/2025) di Concert Hall ISI Yogyakarta. Pengisi materi masterclass ini adalah Christophorus Stamboglis, penyanyi opera asal Yunani. Rahmat Rahardjo, M.Sn selaku ketua jurusan sekaligus koordinator program studi menyampaikan sambutan dan memberikan kenang-kenangan kepada Stamboglis karena sudah bersedia [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-9756","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"featured_image_src":{"landsacpe":false,"list":false,"medium":false,"full":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9756"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9767,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9756\/revisions\/9767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penyajianmusik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}